Apa Itu Long dan Short Crypto? Bagaimana Cara Long dan Short Crypto?

OlehHallie Gill
4.3
170 Rating User
Bagikan

Jawaban Singkat: Melakukan long dalam kripto berarti membuka posisi yang menghasilkan uang ketika harga naik. Dalam kebanyakan kasus, itu berarti membeli koin dan menjualnya nanti dengan harga lebih tinggi. Melakukan short berarti membuka posisi yang menghasilkan uang ketika harga turun; Anda dapat melakukannya dengan meminjam aset dan menjualnya, atau menggunakan kontrak berjangka (futures) dan kontrak perpetual. Short tidak tersedia di pasar spot murni, dan biasanya melibatkan leverage, yang meningkatkan risiko.

Apa yang Dimaksud dengan Long dalam Kripto?

Saat Anda long, Anda bertaruh bahwa harga aset akan naik. Versi paling sederhana adalah pembelian spot: Anda membeli Bitcoin, Ethereum, atau koin lain, menunggu harga naik, lalu menjualnya nanti.

Frasa ini juga digunakan dengan derivatif. Anda dapat membuka kontrak perpetual Bitcoin long atau posisi futures Ethereum yang diuntungkan oleh kenaikan harga. Dalam hal ini, Anda tidak serta-merta menyimpan koin di dompet Anda, tetapi untung dan rugi Anda tetap terkait dengan kenaikan harga.

Apa yang Dimaksud dengan Short dalam Kripto?

Saat Anda short, Anda mendapat untung dari harga yang turun. Posisi short bekerja berbeda dari pembelian spot karena Anda tidak perlu memiliki aset terlebih dahulu.

Ada dua cara utama untuk short kripto:

  • Margin short selling: Anda meminjam koin dari broker atau bursa, menjualnya pada harga saat ini, lalu membelinya kembali. Jika harga turun, Anda dapat membelinya kembali lebih murah, mengembalikan koin yang dipinjam, dan menyimpan selisihnya.
  • Derivatif seperti futures atau kontrak perpetual: Anda membuka kontrak short yang diselesaikan berdasarkan harga. Jika pasar turun, posisi tersebut menghasilkan keuntungan. Anda tidak menyentuh koin yang mendasarinya sama sekali.

Bagaimana Cara Kerja Transaksi Long dan Short?

Transaksi long secara konsep sederhana. Beli aset, tunggu harganya naik, lalu jual. Keuntungannya adalah selisih antara harga jual dan harga beli, dikurangi biaya.

Transaksi short mengikuti jalur yang berbeda. Dalam margin short sale, urutannya adalah:

  1. Pilih koin yang Anda perkirakan akan turun.
  2. Pinjam koin tersebut dari bursa atau penyedia likuiditas.
  3. Jual koin yang dipinjam pada harga pasar saat ini.
  4. Nanti, beli kembali koin tersebut pada harga yang lebih rendah.
  5. Kembalikan koin yang dipinjam kepada pemberi pinjaman dan simpan keuntungannya.

Jika harga malah naik, Anda harus membeli kembali koin pada harga yang lebih tinggi, dan transaksi tersebut merugi.

Dengan futures dan perpetual, mekanismenya tidak identik. Anda membuka kontrak short pada harga entry, dan kontrak tersebut dinilai berdasarkan harga pasar saat ini. Jika harga turun, ekuitas Anda naik; jika harga naik, ekuitas Anda turun.

Cara Melakukan Long dalam Kripto

Trader dapat melakukan long di bursa spot atau di bursa derivatif. Pemula biasanya memulai dengan spot.

  1. Buat akun di bursa kripto dan selesaikan verifikasi identitas.
  2. Setor dana dalam mata uang fiat atau kripto.
  3. Beli koin yang Anda yakini akan naik.
  4. Simpan di bursa atau transfer ke dompet Anda sendiri.
  5. Jual nanti ketika harga sudah naik.

Anda juga dapat melakukan long dengan leverage melalui produk margin atau derivatif. Dalam hal ini, bursa meminjamkan dana tambahan, atau Anda mengendalikan posisi nosional yang lebih besar dari margin Anda. Leverage memperbesar baik keuntungan maupun kerugian, dan dapat menyebabkan likuidasi jika harga bergerak melawan Anda.

Cara Short Kripto

Short memerlukan platform yang mendukung margin trading, futures, atau kontrak perpetual. Sebagian besar bursa kripto utama menawarkan setidaknya salah satu produk ini, tetapi bursa spot murni tidak mengizinkan Anda short.

  1. Pilih platform yang menawarkan short untuk koin yang ingin Anda perdagangkan.
  2. Setor agunan, yang sering disebut margin.
  3. Tentukan apakah akan short melalui koin yang dipinjam atau melalui kontrak futures atau perpetual.
  4. Buka posisi short dan pasang stop-loss untuk membatasi potensi kerugian.
  5. Pantau transaksi; jika perlu, tambah margin atau tutup sebelum likuidasi.
  6. Tutup posisi dengan membeli kembali koin yang dipinjam atau menutup kontrak.

Jangan berasumsi bahwa platform menggunakan antarmuka yang sama dengan trading spot. Baca dokumentasi bursa tentang margin, agunan, margin pemeliharaan, dan biaya sebelum membuka posisi short.

Long vs. Short Sekilas

  • Arah: long untung dari harga naik; short untung dari harga turun.
  • Keuntungan maksimum: keuntungan long secara teoretis tidak terbatas; keuntungan short terbatas karena harga tidak bisa turun di bawah nol.
  • Kerugian maksimum: long di spot hanya bisa kehilangan sejumlah uang yang diinvestasikan; short bisa kehilangan lebih dari margin awal jika harga naik tajam, dan long dengan leverage juga bisa dilikuidasi.
  • Kepemilikan: long di spot berarti Anda memiliki aset; short biasanya menggunakan koin yang dipinjam atau kontrak derivatif.
  • Ketersediaan: setiap bursa mengizinkan pembelian long di spot; short bergantung pada produk margin dan derivatif.

Kesalahpahaman Umum tentang Long dan Short Kripto

Short sama dengan menjual sesuatu yang Anda miliki

Bukan. Saat Anda short, Anda menjual aset yang dipinjam, atau membeli derivatif yang mengikuti harga. Anda tidak menjual koin milik Anda sendiri.

Kerugian Anda pada posisi short terbatas pada investasi awal Anda

Ini tidak akurat di pasar yang tidak terbatas. Jika Anda short suatu aset dan harga terus naik, kerugian Anda bisa bertumbuh melebihi setoran awal. Bursa dapat menutup posisi Anda melalui likuidasi sebelum hal itu terjadi, tetapi risikonya tetap jauh lebih besar daripada pembelian spot sederhana.

Long berarti aman dan short berarti berisiko

Arah transaksi tidak menentukan risiko. Long dengan leverage besar bisa sama berbahayanya dengan short dengan leverage besar. Long spot tanpa leverage adalah versi dengan risiko terendah, sementara long dan short dengan leverage sama-sama membawa risiko likuidasi.

Semua bursa mengizinkan short

Bukan. Hanya platform dengan margin trading, futures, atau kontrak perpetual yang mengizinkan posisi short. Banyak bursa menawarkan produk ini hanya di wilayah tertentu atau dengan aturan verifikasi tertentu.

Risiko Utama Sebelum Mencoba Long atau Short Kripto

Tiga risiko paling penting bagi pemula:

  • Likuidasi: dengan leverage, posisi Anda dapat ditutup secara otomatis jika harga bergerak melawan Anda.
  • Tingkat pendanaan: futures perpetual mengenakan atau membayar biaya pendanaan, yang berubah seiring waktu dan dapat menggerus keuntungan.
  • Volatilitas: kripto dapat melonjak dan jatuh dengan cepat. Short squeeze, ketika harga melonjak setelah banyak trader short dipaksa menutup posisi, dapat melenyapkan posisi short dalam hitungan jam.

Biaya, biaya pinjaman, dan perbedaan regulasi antar yurisdiksi juga memengaruhi hasil. Selalu periksa produk dan biaya yang tepat sebelum Anda melakukan transaksi.

Contoh: Long dan Short dalam Praktik

Contoh long (spot): Anggap Bitcoin diperdagangkan pada $60.000. Anda membeli 0,1 BTC seharga $6.000. Harga naik ke $70.000, dan Anda menjual. Anda menerima $7.000, memberi Anda keuntungan $1.000 sebelum biaya. Jika harga turun ke $50.000 dan Anda menjual, Anda rugi $1.000.

Contoh short (kontrak): Anggap Ethereum diperdagangkan pada $3.000 dan Anda membuka kontrak short senilai 1 ETH. Harga turun ke $2.800. Anda menutup posisi dan memperoleh sekitar $200 dikurangi biaya. Jika harga naik ke $3.500, Anda akan rugi $500 sebelum likuidasi dipicu.

Ini adalah contoh yang disederhanakan. Transaksi nyata melibatkan selisih harga (spread), biaya bursa, pembayaran pendanaan, dan persyaratan margin.

Haruskah Anda Long, Short, atau Menghindari Leverage?

Jika Anda baru dalam trading kripto, cara paling aman untuk belajar adalah dengan posisi long di spot dan jumlah kecil yang mampu Anda rugikan. Short dan leverage adalah alat yang berguna bagi trader yang lebih berpengalaman, tetapi tidak wajib untuk berinvestasi dalam kripto. Jika Anda ingin short, mulailah dari yang kecil, gunakan stop-loss, dan pahami sepenuhnya produk tersebut sebelum menyetor margin dalam jumlah besar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bisakah Anda short kripto tanpa meminjam koin?

Ya. Di bursa futures dan kontrak perpetual, Anda dapat membuka posisi short tanpa meminjam koin sungguhan. Kontrak diselesaikan berdasarkan harga aset, bukan dengan memindahkan koin dari pemberi pinjaman ke peminjam.

Apakah short kripto ilegal?

Short adalah praktik keuangan standar, tetapi beberapa platform dan yurisdiksi membatasi produk derivatif mana yang tersedia. Selalu periksa peraturan setempat dan ketentuan bursa.

Mengapa short lebih berisiko daripada membeli di spot?

Short biasanya melibatkan leverage atau aset yang dipinjam. Jika harga bergerak naik tajam, kerugian Anda bisa lebih besar dari margin awal, dan bursa dapat melikuidasi posisi tersebut. Membeli di spot memiliki kerugian maksimum yang jelas: uang yang Anda bayarkan untuk aset tersebut.

Apakah Anda harus menjadi trader mahir untuk short?

Belum tentu, tetapi mekanismenya lebih rumit daripada membeli di spot. Anda harus nyaman dengan margin, likuidasi, dan biaya pendanaan sebelum mencoba short pertama Anda.

Untuk Siapa Artikel Ini

Artikel ini ditujukan untuk trader kripto pemula yang pernah mendengar istilah long dan short dan ingin memahami artinya sebelum mempertaruhkan uang. Artikel ini menjelaskan dasar-dasar trading spot dan derivatif dengan bahasa sederhana, beserta risiko utama dan kesalahan umum.

Siapa yang Membuat Konten Ini?

Artikel ini ditulis oleh Hallie Gill, yang pernah bekerja di institusi sisi jual (sell-side) yang menyediakan pembiayaan untuk perusahaan kecil, dan lulus dari University of Toronto dengan gelar di bidang teknik pertambangan. Hallie telah mengungkapkan kepemilikan kripto termasuk ETH, BTC, dan SOL di atas ambang batas $5.000, serta posisi yang lebih kecil di LINK, ATOM, dan altcoin lainnya.

Mengapa Konten Ini Dibuat

Banyak panduan pemula mendefinisikan posisi long dan short dalam satu atau dua kalimat, tetapi tidak menjelaskan bagaimana cara kerjanya atau bagaimana risiko berubah. Panduan ini dirancang untuk mengisi celah tersebut: panduan ini memberikan mekanisme yang akurat, contoh yang jelas, dan peringatan yang dibutuhkan pemula sebelum menggunakan margin atau derivatif.

Kesimpulan

Long dan short hanyalah dua arah dalam sebuah transaksi: long untung ketika harga naik, short untung ketika harga turun. Perbedaan risiko yang sebenarnya berasal dari produk yang Anda gunakan. Membeli di spot itu sederhana, sedangkan short dan posisi dengan leverage memerlukan kehati-hatian ekstra. Jika Anda mempelajari mekanisme, biaya, dan aturan likuidasi sebelum bertransaksi, Anda sudah berada di depan banyak pemula.

Berita Terkait

Cara Membaca Indikator dalam Crypto? Panduan untuk Pemula
Jerry McNeill
|
Apa itu Penjelajah Bitcoin? Bagaimana cara kerjanya?
James Dean
|

Artikel terbaru