Solana adalah proyek open-source yang kuat yang mengandalkan sifat tanpa izin dari teknologi blockchain untuk menyediakan solusi keuangan terdesentralisasi (DeFi). Berbasis pada konsensus Proof of History (PoH) dan Proof of Stake (PoS), blockchain Solana memiliki throughput tinggi. Solana dibangun oleh sekelompok insinyur jaringan yang bertujuan untuk menjadi infrastruktur blockchain untuk aplikasi internet modern.
Apa itu Protokol Solana?
Protokol Solana dirancang untuk memfasilitasi pembuatan aplikasi terdesentralisasi (DApp). Ini bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas dengan memperkenalkan konsensus Proof of History (PoH) dan konsensus Proof of Stake (PoS) yang mendasari blockchain.
Karena model konsensus hibrida yang inovatif, Solana telah menarik minat dari pedagang kecil dan institusional. Fokus penting dari Solana Foundation adalah membuat keuangan terdesentralisasi tersedia dalam skala yang lebih besar.
Siapa Pendiri Solana?
Anatoly Yakovenko adalah orang paling penting di balik Solana. Kariernya dimulai di Qualcomm, di mana ia dengan cepat naik pangkat dan pada tahun 2015 menjadi Manajer Insinyur Staf Senior. Kemudian, jalur kariernya berubah, dan Yakovenko mengambil posisi baru di Dropbox sebagai insinyur perangkat lunak.
Pada tahun 2017, Yakovenko memulai proyek yang kemudian menjadi Solana. Ia bekerja sama dengan rekan kerjanya di Qualcomm, Greg Fitzgerald, untuk mendirikan proyek yang disebut Solana Labs. Dalam prosesnya, lebih banyak mantan kolega Qualcomm bergabung, dan protokol Solana serta token SOL dirilis ke publik pada tahun 2020.
Apa yang Membuat Solana Unik?
Salah satu inovasi dasar yang dibawa oleh Solana adalah konsensus Proof of History (PoH) yang dikembangkan oleh Anatoly Yakovenko. Konsep ini memungkinkan skalabilitas yang lebih besar bagi protokol, sehingga meningkatkan ketersediaan.
Solana terkenal di dunia kripto karena waktu pemrosesan yang sangat singkat yang ditawarkan oleh blockchainnya. Protokol hibrida Solana secara signifikan mengurangi waktu validasi untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar. Dengan waktu pemrosesan yang sangat cepat, Solana juga menarik banyak minat institusional. Salah satu fitur terbesarnya adalah skalabilitasnya, di mana Solana mampu memproses lebih dari 700.000 transaksi per detik. Kemampuan throughput tingginya menarik pedagang frekuensi tinggi yang dipimpin oleh FTX dan Alameda Research.
Protokol Solana dirancang untuk melayani pengguna kecil dan klien korporat. Salah satu janji utama Solana kepada pelanggan adalah mereka tidak akan terkejut dengan biaya dan pajak yang meningkat. Protokol ini dirancang sedemikian rupa sehingga biaya transaksi rendah, sambil tetap menjamin skalabilitas dan pemrosesan yang cepat.
Dikombinasikan dengan keahlian jangka panjang yang dibawa oleh pencipta Anatoly Yakovenko dan Greg Fitzgerald untuk proyek ini.


















