Won Korea melemah secara signifikan, saat ini bergerak di kisaran 1390 hingga 1400 won per dolar AS. Mengapa won Korea begitu tidak berharga? Alasannya termasuk stagnasi ekonomi, gejolak politik, dan perubahan pasar global.
Apa faktor domestik di Korea yang menekan won?
Pertumbuhan ekonomi Korea melambat menjadi sekitar 1,1%, permintaan konsumen lemah, dan investasi menurun. Utang rumah tangga yang tinggi dan kurangnya kepercayaan domestik membatasi ruang gerak Bank Korea dalam kebijakan suku bunga.
Bagaimana politik dan tarif memengaruhi nilai tukar?
Ketidakstabilan politik yang berkelanjutan, seperti dampak krisis darurat, merusak kepercayaan investor. Ancaman sanksi perdagangan dari AS juga menciptakan ketidakpastian nilai tukar.
Apa peran lingkungan keuangan global?
Dampak kebijakan Federal Reserve AS membuat dolar menguat, menekan mata uang lainnya. Meskipun Korea memiliki surplus perdagangan, banyak aliran modal keluar untuk investasi luar negeri, menyebabkan won semakin melemah.
Kesimpulan
Won Korea menghadapi tekanan ganda dari perlambatan ekonomi domestik, risiko politik yang belum terselesaikan, dan kekuatan dolar AS. Jika ekonomi Korea tidak pulih, situasi politik tidak stabil, atau dolar tetap kuat, won mungkin akan terus dinilai rendah. Memperhatikan perubahan kebijakan suku bunga dan perdagangan Bank Korea bisa menjadi titik balik di masa depan.





















