Sebuah transaksi DeFi besar-besaran mengejutkan pasar kripto, di mana seorang trader menukar sekitar 50 juta USDT namun hanya menerima AAVE senilai sekitar 35.000 dolar AS. Insiden ini bukan disebabkan oleh peretasan, melainkan oleh kegagalan routing parah yang mengarahkan transaksi ke pool likuiditas yang sangat rendah.
Kronologi Bencana Penukaran 50 Juta Dolar AAVE
Bencana penukaran 50 juta dolar AAVE ini terjadi ketika sebuah transaksi swap kolateral besar diarahkan melalui beberapa protokol DeFi dan akhirnya dieksekusi di pool likuiditas SushiSwap yang sangat kecil. Trader memulai transaksi melalui antarmuka Aave, mengubah aEthUSDT menjadi aEthAAVE melalui sistem penyelesaian CoW Protocol.
Routing transaksi tidak memilih saluran likuiditas dalam, melainkan mengarahkan hampir 18.000 WETH ke pool yang hanya menyimpan sekitar 331 AAVE. Algoritma market maker otomatis kemudian hampir menghabiskan seluruh cadangan AAVE di pool tersebut, menyebabkan trader akhirnya hanya menerima sekitar 327 AAVE senilai sekitar 35.900 dolar AS.
Bagaimana Kegagalan Routing Terjadi?
Kegagalan routing terjadi karena logika evaluasi penawaran hanya berfokus pada apakah transaksi secara teknis dapat dieksekusi, bukan apakah secara ekonomi masuk akal. Sistem routing menerima jalur transaksi ini hanya karena menghasilkan output bukan nol dan mencakup biaya gas yang valid.
Akibatnya, sistem mengizinkan transaksi yang jauh melebihi likuiditas pool untuk lolos tanpa ditolak. Karena tidak ada pemeriksaan likuiditas atau batasan deviasi harga, jalur ini dianggap valid meskipun sangat berbahaya untuk penukaran kripto dalam jumlah besar seperti itu.
Siapa yang Bertanggung Jawab atas Bencana Routing DeFi Ini?
Tanggung jawab atas bencana ini tampaknya melibatkan beberapa lapisan infrastruktur routing DeFi. Logika kompetisi penawaran yang digunakan sistem routing kekurangan langkah pengamanan seperti pemeriksaan kelayakan harga atau penilaian risiko likuiditas.
Sementara itu, antarmuka Aave hanya menampilkan peringatan dampak harga tinggi, bukan sepenuhnya memblokir transaksi. Hal ini memungkinkan penukaran 50 juta dolar AS ini tetap berjalan setelah konfirmasi sederhana, meskipun ada potensi kerugian besar.
Kesimpulan
Bencana penukaran 50 juta dolar AAVE menyoroti risiko routing otomatis dalam keuangan terdesentralisasi. Bahkan tanpa peretasan atau kegagalan kontrak pintar, logika routing yang cacat dapat menyebabkan kerugian besar dalam transaksi kripto skala besar.




















