Kekhawatiran baru tentang disrupsi kecerdasan buatan mengguncang pasar global pada hari Senin, menyebabkan harga saham teknologi dan kripto turun tajam. Saham IBM turun 11% setelah Anthropic mengumumkan bahwa platform Claudenya dapat mengotomatisasi modernisasi COBOL—sumber pendapatan jangka panjang IBM yang terkait dengan konsultasi sistem warisan.
Pengumuman ini memperdalam kekhawatiran bahwa alat AI dapat dengan cepat mengikis model layanan perusahaan tradisional.
Bagaimana respons pasar kripto?
Pasar kripto berfluktuasi seiring dengan seluruh sektor teknologi. Harga Bitcoin turun 5% dalam 24 jam menjadi sekitar $64.000, dengan Ethereum dan Solana juga mengalami penurunan serupa.
Saham terkait kripto juga tertekan. Coinbase, MicroStrategy, Circle, dan Galaxy Digital semuanya turun antara 4% hingga 7%.
Penurunan ini mencerminkan korelasi yang semakin kuat antara aset kripto dan saham perangkat lunak, terutama selama periode volatilitas yang didorong oleh makro.
Mengapa COBOL penting?
COBOL, bahasa pemrograman warisan yang digunakan dalam sistem perbankan, penerbangan, dan pemerintah, masih tertanam dalam infrastruktur keuangan kritis. Secara tradisional, modernisasi sistem ini membutuhkan tim konsultan besar.
Anthropic menyatakan bahwa platform AI-nya dapat mengotomatisasi sebagian besar pekerjaan eksplorasi dan analisis yang diperlukan dalam proyek migrasi COBOL. Investor melihat ini sebagai ancaman potensial terhadap pendapatan konsultasi IBM, sehingga memicu penurunan saham yang tajam.
Saham mana yang tetap kuat?
Sementara saham teknologi tradisional dan saham terkait kripto melemah, beberapa perusahaan penambang Bitcoin yang terlibat dalam infrastruktur AI mengalami kenaikan harga saham. IREN naik 5%, Cipher Mining naik 3,4%, CleanSpark naik 1,5%, dan Hut 8 naik tipis 0,7%.
Logam mulia juga menguat, dengan emas naik 3,2% dan perak melonjak 6,5%, menunjukkan bahwa dana beralih ke aset defensif.
Kesimpulan
Penjualan ini menyoroti bagaimana kemajuan AI membentuk kembali ekspektasi investor di berbagai industri. Penurunan tajam saham IBM mengonfirmasi kekhawatiran bahwa otomatisasi berbasis AI dapat memangkas aliran pendapatan tradisional.
Sementara itu, pasar kripto tetap terkait erat dengan pergerakan saham teknologi. Dengan AI yang terus mengganggu model bisnis, volatilitas saham dan aset digital kemungkinan akan terus berlanjut.





















